Jumat, 03 Desember 2010

Cara murojaah

“Dan ingatlah apa yang dibacakan di rumahmu dari ayat-ayat Allah dan hikmah (Sunnah Nabimu). Sesungguhnya, Allah adalah Mahalembut lagi Maha Mengetahui.” [QS al-Ahzab: 34]

“Orang yang tidak mempunyai hafalan Al Qur’an sedikit pun adalah seperti rumah kumuh yang mau runtuh.” [HR. Tirmidzi]

Hafalan quran merupakan sesuatu yang sangat berharga. Sangat rugi apabila kita kehilangan ayat-ayat yang pernah kita hafal. Bahkan ulama mengatakan perihal mana yang lebih penting: menambah hafalan atau menjaga hafalan, maka yang perlu diprioritaskan adalah menjaga hafalan. Tentu sangat utama apabila kita bisa konsisten menambah hafalan dan juga tetap menjaga yang sudah dihafal dengan baik.

Banyak sekali cara-cara untuk menjaga hafalan quran. Ada beberapa buku yang membahas tentang itu. Pada tulisan ini, saya hanya akan membagi kiat menjaga hafalan yang selama ini saya praktekan dan, alhamdulillah, cukup manjur bagi saya dalam menjaga hafalan quran yang saya miliki. Intinya adalah, isi waktu ‘bengong’ (dimana tidak memungkinkan untuk mengerjakan suatu aktivitas lain) dengan mengulang-ulang hafalan.

Tips yang pertama: ketika dalam perjalanan (ke kampus atau pulang ke kosan misalnya) baik berjalan kaki maupun naik kendaraan, temani perjalanan kita dengan lantunan ayat-ayat yang sudah kita hafalkan. Tanpa terasa dengan cara itu, saat sampai ke tempat tujuan kita sudah berhasil mengulang setengah sampai satu juz hafalan.

Kiat yang kedua: misalkan kita terbiasa olahraga lari pagi, iringi derap lari kita dengan mengulang hafalan. Jika kita memiliki hafalan satu juz, maka jangan berhenti berlari sebelum selesai mengulang satu juz. Atau jika kita menargetkan lari 3 km, maka selama lari kita mengulang hafalan, kemudian jika belum selesai sebanyak jumlah ayat yang dihafal, lanjutkan mengulang hafalan saat duduk atau istirahat sehabis lari.

Demikian, mudah-mudahan tips sederhana ini bisa membantu dalam menjaga hafalan quran.

* Share/Bookmark

Kiat-kiat Dalam Menghafal Al-Qur’an

* Kiat-kiat Dalam Menghafal Al-Qur’an

1. Menghafal satu hari satu halaman lalu diulang seiap habis sholat 5 waktu di hari pertama menghafal.

2. Di hari kedua menyetorkan halaman baru dengan pengulangan halaman yang telah disetorkan di hari pertama.

3. Di hari ketiga mengetoran halaman baru dengan pengulangan 2 halaman yang telah disetorkan 2 hari sebelumnya dan begitu seterusnya (batas pengulangan minimal 3 hari).

4. Di hari keenam (akhir pekan) menyetorkan seluruh hafalan yang telah dihafal pekan itu.

* Kiat-kiat Memuraja’ah Hafalan

1. Hafalan yang disetorkan di pagi hari harus diulang setiap kali sehabis sholat fardhu

2. Seluruh hafalan yang sudah ada, harus terulang semua dalam waktu satu pekan. Misalkan saya mempunyai hafalan 6 juz, maka dalam waktu seminggu seluruh hafalan itu harus terulang. Dengan cara Jumlah Hafalan dibagi jumlah Hari dalam sepekan.

3. Diusahakan mengulang hafalan dalam shalat malam. Karena pada waktu itu hafalan yang di muraja’ah atau dihafal akan sangat melekat dengan cepat.

4. Lalu berdo’a untuk dikaruniai hafalan yang kuat.

Misalnya: “Allahumma ij’al hifdzii qawiyyan, wa ij’al hifdzi yajrii kamaa jaraa al ma’a, wa ij’al hifdzii mubaarakan”.(Ya Allah, Jadikanlah hafalan saya hafalan yang kuat. Ya Allah, jadikan hafalan saya mengalir seperti mengalirnya air, dan jadikan hafalan saya penuh keberkahan dari-Mu).

5. Lalu menyetorkan hafalan ke teman yang juga mempunyai hafalan yang sama banyak dan kuat (partner).

Di samping itu dengan adanya lomba-lomba (Musabaqoh Hifzhil Qur’an) yang diadakan. (Nopember 2010)

Cara menghafal dengan cepat

Cara untuk dapat menghafal dengan cepat antara lain adalah :
1. Panca Indera
Di dalam membaca keterampilan memperhatikan perlu kita pelajari, karena akan sulit mengingat sesuatu apabila kita tidak memperhatikan dari awal. Dengan menggunakan kombinasi penglihatan (mata), bunyi (telinga), gerak (tangan dan kaki), bau (hidung), dan rasa (lidah), akan menciptakan memori terkuat.
2. Membuat Kesan
cara supaya sesuatu dapat diingat membuat menjadi lebih berkesan, buat kesan objek yang akan kita ingat secara imajinatif dan berlebih-lebihan.
3. Mainkan Emosi
Untuk memainkan emosi dengan membuat kesan yang bermuatan cinta, kebahagiaan, dan kesedihan mudah untuk diingat. Dengan menggunakan kesan dari perasaan hangat, perasaan yang membuat jantung kita berdegup kencang dan memancarkan kebahagiaan, akan membantu memori kita.

4. Imajinasi dan Asosiasi
Pergunakanlah asosiasi dan imajinasi pribadi kita seperti anggota-anggota keluarga kita, rumah kita, kantor, teman-teman, peristiwa, dan hal-hal yang istimewa bagi kita.
5. Repitisi
Usahakan selalu berkonsentrasi secara penuh pada materi yang sedang dipelajari dan mengulangnya dengan cara yang berbeda dan kreatif seperti mengucapkannya keras-keras dan lebih baik bila dibuat peta pikiran.
6. Password
Usahakan mengingat bagian pertama dan terakhir karena bagian tersebut paling mudah untuk diingat. Buat password untuk bagian-bagian tersebut dan jadikan keyword untuk mengingat bagian-bagian lain.

Apabila ditanya tentang cara menghafal

Apabila ditanya tentang cara menghafal, pelajar akan terbayangkan nota-nota yang dipenuhi tulisan yang perlu dihafal. Memang susah hendak menghafal, terutamanya jika tulisan-tulisan itu semua sukar untuk dibaca. Ini membuatkan pelajar rasa tidak bersemangat untuk menghafal.


Adakah memang sukar untuk menghafal? Mungkin�. mungkin sukar jika anda tidak tahu caranya yang betul.
Dulu, saya selalu terfikir bahawa, orang yang mudah untuk menghafal sesuatu adalah seseorang yang sangat bijak berbanding dengan orang lain. Beliau pasti mempunyai ibu bapa yang berpendidikan tinggi dan juga sudah sedia ada bijak sejak beliau dilahirkan. Jadi, saya sentiasa merasa rendah diri apabila saya membandingkan diri saya dengan seseorang yang mudah menghafal ini.
Namun, setelah saya menghadiri beberapa kursus dan membaca beberapa buku tentang teknik menghafal, saya dapati, semua orang mempunyai kebolehan untuk menghafal.


Jadi, sebagai permulaan, anda perlu tahu, manusia tidak mempunyai memori yang lemah. Mungkin selama ini anda sering menghadapi kesukaran untuk menghafal lalu anda fikir anda mempunyai memori yang lemah. Malah ada juga orang disekeliling anda yang melabelkan anda sebagai lemah ingatan. Mereka itu mungkin masih belum terdedah kepada fakta-fakta tentang kehebatan manusia ciptaan tuhan. Tetapi, kalau daya ingatan kita tidak lemah, mengapa terlalu sukar untuk kita menghafal sesuatu?

Pakar Memori Amerika Syarikat

Lihat dan cuba fahami kata-kata Mr. Kevin Trudeau, �I didn�t have learning disability, I just had an untrained memory� (Saya bukan lemah dalam belajar/menghafal, saya cuma mempunyai daya ingatan yang tidak dilatih).
Kevin adalah pengasas bagi American Memory Insitute di Amerika Syarikat. Institut ini mengajar pelajarnya cara-cara menggunakan sepenuh kebolehan daya ingatan manusia bukan sahaja untuk keperluan belajar atau pekerjaan, malah untuk kegunaan harian. Namun Kevin pada zaman kanak-kanaknya adalah dianggap sebagai seorang pelajar yang sangat lemah, hinggakan beliau hampir-hampir dilabelkan sebagai pelajar yang mempunyai IQ di bawah paras normal. Beliau bekerja keras untuk mencari jalan bagaimana beliau boleh menggunakan potensi sebenar beliau. Akhirnya, beliau menemui rahsia menggunakan sepenuh potensi daya ingatan dan kini, beliau terkenal di serata United States sebagai �Pakar� dalam bidang daya ingatan.


Satu contoh betapa hebatnya Kevin ini, beliau pernah menghadiri satu majlis yang dihadiri oleh lebih dari 50� orang. Apabila Kevin berkenalan dengan orang baru, Kevin akan bertanyakan nama penuh orang-orang tersebut. Di akhir majlis tersebut, Kevin mampu bersalam dengan semua orang yang berkenalan dengannya tadi dan menyebut nama penuh masing-masing.
Untuk menghafal, anda perlu tahu satu perkara asas. Apakah bahasa memori kita? Bahasa Melayu? Bahasa Inggeris? Bahasa Cina? Atau bahasa India? Untuk mengetahuinya, jawab soalan ini.
Jika saya sebut perkataan kucing, apakah yang terbayang difikiran anda? Adakah perkataan K.U.C.I.N.G. ? Atau gambar seekor kucing?


Tentu gambar seekor kucing bukan?
Maksudnya, bahasa otak kita adalah �gambar�. Disebabkan itu, kita lebih mudah mengingat gambar dari perkara lain seperti tulisan. Jadi, jika anda merasa sukar untuk menghafal, jangan risau. Bukan anda memiliki daya pemikiran yang lemah, tetapi, anda mungkin selama ini cuba menghafal tulisan, bukan gambar

Pada hari jum'at

Pada hari jum'at, tepatnya tanggal 4 sore. Ketika itu seperti biasanya saya mulai menghitung dari 1 sampai 10, pertanda waktu tahfidz dimulai, dengan suara yang sangat parau. Setelah selesai aku mulai beraktivitas mengontrol keadaan santri-santri ketika menghafal Al-QUR'AN. Dimulailah dengan membuat lingkaran yang besar, dan mulai memberikan nasehat-nasehat, tiba-tiba...

datanglah beberapa anak yang terlambat, mulailah teman-temannya mengatakan: "iklan....iklan...", dengan tersipu malu, mereka mulai duduk, kemudian aku mengatakan kepada semuanya: "silahkan jangan bergurau dan jangan berbisik-bisik", kemudian aku persilahkan kepada mereka untuk membaca AL-QUR'AN. Singkat cerita, setelah selesai sholat maghrib, aku mulai do'a bersama, aku memberikan tausiyah lagi. "Jangan bergurau dan jangan bermusyawarah"! kemudian mulailah mereka bubar, aku mulai berjalan mengontrol keadaan, tiba-tiba, aku berfirasat buruk akan terjadi