Al-Qur’an dikumpulkan pada dua masa,yaitu masa Rasulullah SAW dan masa Khulafaur Rasyidin. Masing-masing tahap Kodifikasi ini mempunyai keistimewaan tersendiri. Kata “Kodifikasi”, kadang diartikan menghafal dan mengeluarkan dari dada para sahabat. Kadang pula diartikan penulisan atau pencatatan pada shahaif dan daun-daun. Dan keduanya ini berlaku pada tahap Kodifikasi di zaman nabi sekaligus,yaitu :
1. Kodifikasi dalam dada, dengan cara menghafal dan mengekspresikannya.
2. Kodifikasi dalam tulisan, dengan cara menulis dan mengukirnya.
Kedua sistem Kodifikasi tersebut sangat sempurna penjagaan dan perhatian terhadap al-Qur’an al-Karim, baik penulisan dan pembukuan sebagai kitab Allah yang suci dan mukjizat Nabi Muhammad Saw yang abadi, yang tidak dimiliki oleh kitab-kitab lainnya. Berikut ini akan kami jelaskan tahap Kodifikasi Al-Qur’an.
0 komentar:
Posting Komentar